close

Life

LifeLoveRenungan

Cinta itu Sama Dengan Benci

love_hate

Cinta itu ruang dan waktu, yang setiap saat bisa berubah.
Berubah menjadi lebih bermakna atau bermakna baru bahkan menjadi benci sebencinya.
Cinta dan benci tipis bedanya. Cinta dan benci berbahan dasar sama, energi.
Energi yang tercipta tidak dapat dimusnahkan tapi dapat menjelma menjadi bentuk lain, seperti cinta dan benci.
Terus bedanya punya pasangan dan tidak punya pasangan (jomblo).
Sama tapi beda. Sama-sama dapat membahagiakan, yang punya pasangan membahagiakan pasangannya, yang tidak punya pasangan dapat membahagiakan diri sendiri sebelum membahagiakan pasangannya kelak.
Semua itu tergantung bagaimana cara menikmatinya kok.
Tidak dipungkiri bahwa orang yang paling dicintai adalah yang paling dibenci.
Karena kekuatan cinta dan benci itu bersumber dari energi yang sama.
Dahsyatnya cinta saat berubah menjadi benci sebesar itu atau bahkan lebih besar lagi rasa benci yang ditimbulkan.
Mengapa hal ini terjadi?. Karena cinta menuntut dan memeras energi rasa serta menumpulkan logik pikir.
Aku pikir harus ada perimbangan antara rasa dan pikir.
Apapun itu. Bahkan dalam memahami agamapun, faktor pikir kudu terlibat.
Bukan untuk mementahkan isi ajaran, tapi untuk lebih bisa memaknai apa yang tersirat di ajaran-ajaran atau firman yang ada.
Aku yakin Tuhan itu mencipta manusia sebagai makhluk paling sempurna karena dianugerahi kemampuan pikir, tentunya agar kita bisa berpikir atau menggunakan daya pikir untuk mensyukuri atau menjalankan agama kita.
Jadi yang bercinta, bercintalah berlandas pikir yang sehat.
Yang gagal bercinta, sadari benci yang timbul bukan menentramkan diri tapi merusak diri.
Beban itu akan selalu menempel erat selama tidak ada kerelaan untuk melepas.
Terlalu lama nempel akan menimbulkan ‘kenyamanan’ semu. Nyaman tapi sakit. Sakit tapi ‘nyaman’.
Dan juga tidak perlu memanjakan pikir, karena bisa mematikan rasa. Rasa simpati dan rasa empati.
Yang sewajarnya, karena sewajarnya itu baik. Baik buat diri dan semua.
Sewajarnya seperti apa?.
Seperti yang diyakini dan disepakati saat ini, dan bersiap jika parameter sewajarnya berubah atau menyesuaikan jaman.
Terbuka dengan segala kemungkinan dan mengupayakan sebuah kemajuan.
Selamat pagi dan selamat berakhir pekan.

view 7 times.

read more
Life

Meditasi di Food Court

food-court-antokoe

Sedang menikmati meditasi di Food Court yang penuh dengan makanan beserta penyantapnya. Puluhan bahkan ratusan menu untuk disajikan untuk memanjakan penikmatnya. Memilih salah satu atau lebih menu yang ada terkadang membuat frustasi. Penyebabnya kemauan yang berlebih atau keterbatasan nominal untuk menikmatinya.
Sebaiknya saat ketemu dengan kondisi ini, kembalilah ke selera asal, yaitu ke menu yang biasa dinikmati saja. Misal nasi goreng atau mie goreng. Tapi gak usah protes kalau ternyata rasanya lebih nikmat racikan abang nasi goreng dekat rumah daripada masakan yang disajikan disini. Aku yakin sih protesnya bukan masalah rasa tapi lebih kepada harga yang berlipat dan porsi hidangan yang ada. Sifat manusia kan, pengin banyak tapi berkorbannya sedikit. Tapi protesnya ini justru membuktikan diri masih manusia biasa dan masih memperjuangkan nilai kecukupan yang sangat variabel.
Jadi tidak salah apa yang sering disampaikan oleh para pendakwah tentang kebersyukuran, keikhlasan dalam menjalani hidup, karena hal tersebut akan menjadi pondasi untuk selalu menikmati hidangan yang ada baik yang bernominal tinggi maupun rendah.
Jadi kalau mau makan itu ya makan aja gak usah mempermasalahkan enak apa nggak, toh rasa itu hanya bernilai saat ada di mulut, selepas itu gak ada bedanya enak atau gak enak, mahal atau murah, beli atau gratis.
Aku cukup menikmati makan seporsi besar Yong Tau Fu, bebek goreng dan beef black paper plus sebotol air mineral yang ku sambi sambil menulis.
Selamat menikmati apapun yang ada, karena semua akan memperkaya hidup kita.
#eatneat #jatahwisuda

view 4 times.

read more
HakikatLifeUncategorized

antokoe Beda Guru Ngaji Beda Cara Respon

horizon_antokoe

Istriku rasa masakannya cenderung lebih asin dibanding kalau aku yang masak. Masak masakan yang sama, berbahan sama dan bertujuan sama tapi hasilnya akan berbeda. Coba deh amati, pernah kan setelah makan masakan teman dan dirasa enak, terus nanya resepnya apa, terus mencobalah masak dirumah, tapi kok rasanya beda ya….
Nah gini, saat ini ada yang tetiba berasa pinter terus melontarkan komentar/menulis status yang bernada pembenaran dari apa yang dipikirkan terhadap kondisi yang ada dihadapannya, “tuh kan bener….”, “tampangnya aja gak meyakinkan…”, dan lain-lain. Aku dan mereka sama-sama mengamati dan mengalami masalah yang sama, merekonstruksi masalah yang sama dipikiran, tapi mereka langsung berkesimpulan, memberikan label-label sesuai pikirannya, bahwa ini bentuk pembenaran dari semua kegelisahan serta ketidakpuasannya.
Nah kalau aku, tak biarin aja, merespon ala kadarnya, aku memahami apa yang disampaikan itu pasti beralasan dan bertujuan. Ternyata keterbukaan berpikir, apa stasiun tv yang ditonton, media yang dibaca, ngaji dimana, sekolah dimana, lingkunganmu seperti apa, itu mempondasi orang merespon sesuatu.
Resep sama, bahan sama kenapa hasil akhir beda ya….?. Cara merekonstruksinya ternyata beda.
Serius banget…hahahaha
#morningkoe

view 7 times.

read more
LifeRefleksi

antokoe Mindset adalah Faktor Kunci

mindset-Splash

Mendengar atau melihat orang berselisih terhadap sesuatu masalah mungkin sudah jamak, kadang kita peduli terhadap hal itu kadang mengabaikan karena tidak mau mengganggu zona nyaman. Zona nyaman diri terbentuk karena suatu kondisi yang membuat kita biasa tanpa ada keterpaksaan atau komplain dari pihak lain. Setiap masalah seharusnya ada solusi tapi sering kali menguap tanpa solusi.

Mengapa masalah itu sering kali tanpa solusi. Apakah karena ketidakmauan atau tidak mendapatkan titik temu  yang disepakati ?. Kompleksitas pemikiran orang terbedakan dari pemahaman atau bagaimana orang itu memetakan dalam pikiran. Pemetaan pikiran bergantung dengan tingkat pemahaman, intelektual dan seberapa besar keterbukaan pikiran. Banyak yang bersikukuh dengan pemikiran atau pendapat yang karena hal inilah sebuah solusi terabaikan karena masing-masih berkutat dengan pemahaman sendiri. Bagaimana seharusnya ?. Coba tanyakan apakah memang masalah itu mau diselesaikan atau hanya dibicarakan ?. Kalau mau diselesaikan, lakukan, persempitan kesenjangan pemahaman dan berfokus pada solusi. Terkadang sesuatu itu makin untuk dipahami justru malah menimbulkan penolakan. Apakah setiap panca indera itu menerima sesuatu harus dimengerti secara detail ?. Intinya sebenarnya cukup diterima saja dan jangan dipertanyakan lagi, karena sebenarnya sudah tahu.

Faktor kunci sebuah solusi dicapai adalah kesamaan dalam memetakan masalah tersebut di pikiran. Mindset adalah kunci. Seperti orang tua dengan anaknya sering terjadi perselisihan karena mindset mereka tidak sama. Jika mereka menyadari sebuah perselisihan akan menjadi sebuah kajian menarik yang bermuara pada kesepahaman. Contoh lain adalah komunikasi antara atasan dengan bawahan. Komunikasi sering tidak nyambung karena orientasi dan cara memahami masalah itu berbeda bukan di petakan dalam suatu ruang yang sama. Komunikasi adalah sarana untuk membangun mindset yang sama. Jika sudah sama, pasti dalam menentukan arah akan lebih mudah.

“Panjang, keras dan kuat”. 

Kalimat diatas akan dimaknai berbeda karena pemahaman terhadap artinya juga berbeda.

Sumber gambar thenaturalback.com

view 2233 times.

read more
Life

antokoe Pilihan

no thumb

Heartbreak opens onto the sunrise for even breaking is opening and I am broken, I am open. Broken into the new life without pushing in, open to the possibilities within, pushing out. See the love shine in through my cracks? See the light shine out through me? I am broken, I am open, I am broken open. See the love light shining through me, shining through my cracks, through the gaps. My spirit takes journey, my spirit takes flight, could not have risen otherwise and I am not running, I am choosing. Running is not a choice from the breaking. Breaking is freeing, broken is freedom. I am not broken, I am free.
– from PARIAH (2011)

view 706 times.

read more
LifeRefleksi

antokoe Kebersamaan itu…

no thumb
Kebersamaan

Kaget mungkin kata yang pas. Nuansa kaku menyelimuti, sesuatu hal sepertinya akan terjadi. Walau akhirnya terjadi, mulut tercekat, lidah seakan menempel, suara seperti susah terucap. Sedih dan sangat sedih. Sesuatu telah terjadi dengan sahabatku. Mengingatlah sebuah kebersamaan yang selama ini teralami. Kecamukan pertanyaan memenuhi ruang otak, kenapa bisa terjadi?. Diyakini semua pasti bersebab. Sebab itu bisa terbaca secara kasat mata atau tersembunyi. Saya lebih nyaman tidak membicarakan itu.

view 711 times.

read more
Life

antokoe Kejutan Awal Juni

no thumb

Suasana kelas sedang dalam kondisi tidak terlalu serius, tiba-tiba ada suara nyanyian “Selamat Ulang Tahun” yang berasal dari kelas lain. Sontak saya dan yang ada dalam kelas tersebut kaget. Saya akhir sadar ternyata mereka memberikan kejutan dengan membawa dua loyang kue ulang tahun lengkap dengan lilin-lilinnya. Akhirnya yang ada dalam kelas tersebut jadi makfum kalau hari itu saya berulang tahun.

view 560 times.

read more
Life

antokoe Ngefanatisme

no thumb

Fanatik. Fanatisme. Fans. Ngefans. Sebuah kata yang bermakna sama hanya mungkin peruntukkannya berbeda. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) yang saya copas bahwa :

fa·na·tik a teramat kuat kepercayaan (keyakinan) thd ajaran (politik, agama, dsb): tokoh partai itu berada di tengah-tengah pengikutnya yg –; 

mem·fa·na·tiki v meyakini (ajaran, kepercayaan, dsb) dng teramat kuat: segelintir orang cenderung mendukung, membela, dan ~ ajaran sesat yg dibawa oleh pendatang baru itu;
ke·fa·na·tik·an n perihal fanatik

fa·na·tis·me n keyakinan (kepercayaan) yg terlalu kuat thd ajaran (politik, agama, dsb)

view 1228 times.

read more
LifeLoveRefleksiRenungan

antokoe Mempertegas Garis Diri

no thumb
who am I ?

Einstein pernah berkata “When I examine myself and my methods of thought, I come to the conclusion that the gift of fantasy has meant more to me than any talent for abstract, positive thinking.” Ternyata fantasi imaginasi lebih berarti daripada kebisaan apapun, selalulah berpikir positif. Berpikir positif, sebuah pola pikir yang mengedepan bahwa semuanya pasti bermakna sesuatu (positif) walaupun itu dari sebuah kondisi yang buruk atau mengandung unsur merugikan kita.

view 549 times.

read more
1 2 3 4
Page 1 of 4