close

Uncategorized

HakikatRenunganUncategorized

Menyelami Hati Perempuan

understanding_woman

Perempuan itu makhluk rumit. Setidaknya begitu pendapat laki-laki yang terbentur soalan dengan perempuan. Menurutku ada benarnya. Setidaknya dalam kasus tertentu. Tapi memahami perempuan sebenarnya tidak begitu sulit, hanya butuh kesabaran dan menurunkan ego sendiri.

Aku sebagai laki-laki, sudah banyak bertemu dengan perempuan dari latar belakang berbeda. Aku berpendapat bahwa hati perempuan itu tidak beda jauh dengan laki-laki. Mungkin yang membedakan adalah komposisi antara perasaaan dan akal sehat. Laki-laki konon, lebih dominan logikal dalam menyikapi sesuatu, sedangkan perempuan lebih dominan perasaan. Entah itu benar atau tidak tapi ada benarnya walau tidak seratus persen, karena bergantung dengan kondisi masing-masing. Keseimbangan antara logikal dan perasaan sebenarnya bisa disetel sesuai kondisi. Karena saat logikal dominan, perasaan menurun, maka sering dilabeli ‘tidak berperasaan’. Saat perasaan dominan dibanding logikal, maka labelnya menjadi cengeng/baper dan sebutan lainnya. Tapi perempuan juga tidak selalu dominan perasaan, ada juga yang bisa menyeimbangkan. Jadi semua bergantung situasi, konteks dan kondisi yang ada.

Menurut pengalamanku, dari beberapa aku mengenal ‘dekat’ dengan perempuan, yang selalu dikeluhkan oleh mereka terhadap laki-laki adalah masalah kepekaan. Kepekaan ini memang sangat lembut dan butuh perasaan lembut juga untuk bisa menyikapi terhadap situasi yang ada. Perempuan terkadang tidak secara gamblang menyampaikan sesuatu jika ada yang diinginkan. Disini laki-laki dituntut untuk bisa memahami dan melakukan sesuatu agar keingianannya bisa dipenuhi. Seperti kalimat “aku tidak apa-apa”. Justru disitulah ada sesuatu yang tidak beres. Aku beberapa kali pernah ‘terbentur’ dengan kondisi seperti ini, dan rata-rata aku terlambat menyadari setelah hal itu terjadi. Mau tidak mau harus melakukan sesuatu agar semua ada ‘kesepahaman’ dan tidak jarang harus menyampaikan maaf yang dalam. Tapi apakah semua itu selesai dengan ‘maaf’.

Tidak selalu. Meyakinkan mereka itu yang tidak mudah. Tidak seperti membalikkan sebuah kertas. Ini adalah tantangan buat laki-laki. Kejantanan laki-laki diperlukan, jika memang salah, yang mengaku salah dan harus minta maaf. Ego laki-laki harus bisa dikesampingkan untuk mengatasi hal ini.

Kalau boleh digambarkan, menyelami hati perempuan itu ibarat berjalan di suasana temaram sangat minim cahaya dan obyek sekitar nampak tidak begitu jelas tapi kita dituntut untuk tahu itu benda apa serta jika berjalan tidak boleh menabrak atau memegangnya. Perasaan dan kepekaan harus menjadi senjata agar bisa memahami apa yang diinginkan.

Laki-laki lain, ada yang bilang “ahh menyelami hati perempuan itu gak gitu sulit kok”. Ya benar, tapi perempuan seperti apa itu. Perempuan juga manusia, manusia itu secara umum adalah makhluk paling komplek dibanding makhluk lain. Latar belakang perempuan, cara berpikir, cara menyikapi dan cara memahami tentu akan memberikan perbedaan tiap perempuan. Di poin ini kadang laki-laki sering tidak sengaja ‘terjeblos’ sehingga menimbulkan ‘luka’ di hati perempuan. Ego kelelakian terkadang menjadi pemicunya.

Terus apakah laki-laki harus bisa berpikir seperti perempuan agar bisa memahami secara utuh?. Tidak harus menurutku, tapi mencari tahu apa yang tidak harus dan harus dilakukan di saat yang tepat untuk perempuan, itu yang harus dan terus diupayakan agar tidak ‘terjeblos’ (lagi). Perasaan perempuan itu sensitif, perasaan perempuan itu halus, perasaan perempuan unik, maka butuh penanganan yang unik pula.

Untuk memahami perempuan tidak perlu menjadi perempuan apalagi bertransformasi secara fisik menjadi perempuan tapi cukup terus belajar memahaminya dan bertindak dengan cepat di waktu yang tepat.

view 42 times.

read more
HakikatLifeUncategorized

antokoe Beda Guru Ngaji Beda Cara Respon

horizon_antokoe

Istriku rasa masakannya cenderung lebih asin dibanding kalau aku yang masak. Masak masakan yang sama, berbahan sama dan bertujuan sama tapi hasilnya akan berbeda. Coba deh amati, pernah kan setelah makan masakan teman dan dirasa enak, terus nanya resepnya apa, terus mencobalah masak dirumah, tapi kok rasanya beda ya….
Nah gini, saat ini ada yang tetiba berasa pinter terus melontarkan komentar/menulis status yang bernada pembenaran dari apa yang dipikirkan terhadap kondisi yang ada dihadapannya, “tuh kan bener….”, “tampangnya aja gak meyakinkan…”, dan lain-lain. Aku dan mereka sama-sama mengamati dan mengalami masalah yang sama, merekonstruksi masalah yang sama dipikiran, tapi mereka langsung berkesimpulan, memberikan label-label sesuai pikirannya, bahwa ini bentuk pembenaran dari semua kegelisahan serta ketidakpuasannya.
Nah kalau aku, tak biarin aja, merespon ala kadarnya, aku memahami apa yang disampaikan itu pasti beralasan dan bertujuan. Ternyata keterbukaan berpikir, apa stasiun tv yang ditonton, media yang dibaca, ngaji dimana, sekolah dimana, lingkunganmu seperti apa, itu mempondasi orang merespon sesuatu.
Resep sama, bahan sama kenapa hasil akhir beda ya….?. Cara merekonstruksinya ternyata beda.
Serius banget…hahahaha
#morningkoe

view 16 times.

read more
Uncategorized

Tebak dan Menangkan Rumah Gratis

no thumb

Belum punya rumah dan sangat ingin punya rumah tapi terbentur oleh biaya ?. Ada cara mudah untuk mendapatkan rumah seharga Rp. 600 juta secara gratis. Selain hadiah rumah, menangkan juga hadiah mingguan berupa iPad Mini. Caranya ?. Tonton video ini untuk mendapatkan petunjuk membantu Anda memenangkan program ini.

Jual rumah anda dan menang lewat peraduan Tebak & Menang Rumah Gratis123

view 8219 times.

read more
Uncategorized

Maaf Idul Fitri 1431 H

no thumb

Idul Fitri menjadi puncak dari Ramadhan. Bulan penuh berkah karena Allah mengobral semua pahala bagi umat yang mau menjalankan ibadahnya dengan kusyuk dan ikhlas.
Apakah kualitas ibadah Ramadhan tahun ini sudah lebih baik dari tahun lalu?. Atau malah ibadah tahun ini tercemari keduniawian sehingga mendegradasi kualitas ibadah ramadhan. Ramadhan dan Idul Fitri atau Lebaran berkahnya bukan untuk umat muslim saja tapi seluruh umat manusia.
Ramadhan, THR, Mudik, Lebaran dan bermaafan adalah entitas yang berkait erat. Menyelaraskan dapat memaknakan lebih bagi ibadah.

Saya selaku pribadi dan warga blogger mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 H, mohon maaf lahir dan batin”

view 1316 times.

read more